wowgayahidupbagusbweblog

Martabak Kulit Lumpia: Lezatnya Bikin Ketagihan

Bakal temen-temen kompasiana yang suka camilan renyah, mungkin harus mengetes mencicipi martabak kulit lumpia. Tak hanya enak, camilan itu menawarkan kerenyahan yang bisa membuat rintang. Sampai-sampai kalau belum melahap 10 isi buah, belum terasa puasnya. Hehe… Paling gak itu adalah ide saya tentang martabak kulit lumpia.



Seluruh bermula dari kemarin siang. Waktu tersebut, suami minta dibeliin gorengan di warung dekat rumah. Jaraknya cuma sepelemparan karang dari tempat tinggal aku. Bukan gorengan yang umum dijajakan para penjaja goreng dalam pinggir jalan daripada sore hingga malam hari. Dengan kata lain, goreng yang dijual tetangga saya meski mendoan, bakwan sayur, tahu isi, pisang goreng, tahu petis, dan singkong goreng. Yang di jual, di antaranya, lumpia, martabak telur, risoles, serta sosis solo. Nah, gorengan semacam itulah yang disuka teman hidup. Kebetulan saya pun suka.

Sudah cukup sampai dirumah tamat beli goreng, sebagaimana biasa, jajan hamba letakkan di wadah. Tanpa cuci tangan (mungkin dianggap sudah biasa bersih), tangan teman hidup saya langsung nyomot martabak telur. Setelah beberapa kali dikunyah, dia bilang, “Kok ga renyah akur, bun. ” Sedangkan, harapanku martabak terkait renyah, ” lanjutnya.

“Iya saja, ” kataku. “La wong cara membuat lumia basah spesial pakai kulit risoles, ” jawabku menjelaskan. “Udah, genangan. Nanti bunda bikinin yang renyah, empoh. ”

Sore harinya, langsung browsing computer. Cari resep martabak telur yang kulitnya dari kulit lumpia. Soalnya, belum ketahui caranya bikin plester dom buat kulit martabak. Kelihatannya pun susah ketika menggiling dom sampai tipis. Toh, kalau pakai kulit lumpia juga hasilnya bakar rapuh sama seperti lumpia goreng pada biasanya.