Tips Praktis juga Hemat Berlibur di Dieng

Jadi ceritanya engkau adalah seorang orang upahan di sebuah kongsi, rasanya kamu pengen berlibur ke unik tempat yang cantik. Eh, namun sampeyan terganjal dengan tenggat libur yang cuma ada di Sabtu dan Minggu, mau pakai jatah liburan cuma ada 12 hari selama setahun, itu pun 6 harinya udah kepotong buat lebaran. Atau kamu gak bisa jatah cuti sedikit pun sebab kamu segar bekerja belum 12 bulan secara terus menerus, karena berdasarkan UUK No. 13 Tahun 2003 Pasal 79 ayat 2 huruf C menyatakan hanya Karyawan yang telah bekerja minimal 12 bulan yang memerintah mendapat cuti tahunan 12 hari.

Haduh, bingung rasanya, gimana caranya berlibur paket wisata dieng tanpa harus cuti. Namun di artikel berikut saya coba menyampaikan solusinya kawan. & destinasi yang abdi sarankan pun begitu indahnya, disana kau bisa melihat waduk, kawah, candi serta tak ketinggalan golden sunrise pun pula bisa ada miliki.

Banyak bus - bus dari Daerah khusus ibukota jakarta menuju Wonosobo namun sayangnya jam keberangkatannya itu masih dalam saat jam tingkah laku, umumnya bus - bus akan pergi jam 15. 00 - 16. 30, namun ada saja bus yang bertambah jam 20. 00 dan ini merupakan satu - satunya, dia adalah Bus Damri, kita kudu naik dari Poolnya di Kemayoran tepatnyadi Jalan Angkasa No. 17. Ongkos guna bis kelas patas AC adalah 102 ribu. Nanti awak bakal sampai dalam Terminal Mendolo Wonosobo sekitar jam 10an. Dari terminal terkait kita lanjutkan memanjat angkot atau mikrobis yang ke pedoman RSU Setyonegoro dimana disini adalah tempat ngetemnya bis Mikrobis yang ke Dieng. Ongkos untuk menuju Dieng adalah 10 ribu saja, lelet perjalanan sekitar 1, 5 jam, non khawatir, karena pada waktu perjalanan pergi ke Dieng, kamu bakal disuguhkan dengan uraian indah yang memanjakan mata.

Nah, tersebut kalo kamu naik bis, bisa saja kamu naik penghubung, namun yang oleh karena itu masalah adalah tidak ada kereta yang langsung ke Wonosobo, jadinya sampeyan harus berhenti di Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo atau siap juga di Terminal Prembun Kebumen, akan tetapi berdasarkan pengalaman beta sebaiknya kamu diturunkan di Stasiun Purwokerto sebab disini lebih mudah mendapatkan mikrobis dengan tujuan Purwokerto dibandingkan dengan di Kutoarjo atau Prembun. Kereta yang meningkat setelah jam kerja kantoran diantaranya merupakan Sawunggalih Malam, Berlawanan Utama Yogya, Bertentangan Utama Solo, serta Progo, kereta ini berangkat dari Terminal Pasar Senen. Bahwa kamu berangkatnya dibanding Stasiun Jakarta Kota ada Kereta Serayu Malam yang bertambah jam 21. 00, kereta ini mengarungi jalur selatan sehingga akan memakan tenggat yang lebih lapuk.



Dari Stasiun Purwokerto kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Purwokerto dengan bertambah angkot, dari Terminal Purwokerto lanjutkan naik mikrobis tujuan Wonosobo, nantinya turun pada alun - alun Wonosobo, biasanya disana ada mikrobis dengan ke Dieng juga ngetem.

Nah, masa ini kamu sudah datang Dieng nih, indah itu naik penghubung atau naik bis. Baiknya kamu cari homestay dulu bakal leyeh - leyeh sebentar untuk menjatuhkan energi yang sudah biasa banyak terbuang di perjalanan. Di Dieng jangan khawatir, tidak sedikit homestay - homestay yang harganya tak menguras kantong sampeyan. Rata - pipih homestay di Dieng itu sekitar 75 ribu hingga 250 ribu per malamnya, dimana harga segitu bisa kamu bagi rata apabila sampeyan membawa teman, umumnya 1 kamar tersebut bisa di sharing untuk 3 sosok. Makanya kalo ke Dieng minimal berdua biar budget awak bisa lebih tilikan kawan.