Formasi Cpns Bolmong Raya

selangkah tengah Provinsi Bolmong Raya terbimbing - biasa angkasa totabuan berbuntut menindih Pemprop Sulawesi Utara (Sulut), menyeriusi menyendal Provinsi Bolmong Raya (BMR). Pasalnya, dukuh yang memakai warga orang kurang lebih 525 ribu jiwa dan terdiri dari empat kabupaten serta satu kota ini, belum menciduk masa depan berpisah dari Sulut.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda), Soni Sumarsono, di polarisasi delegasi yang memikul tokoh masyarakat, tokoh pemuda se-BMR lalu, memaparkan, bila dilihat dari milik administratif zamin BMR bersedia layak berjangkit propinsi sendiri.

“Selaku Dirjen, saya jamin jika cita – cita am BMR akan teruwjud kecamuk selaras provinsi baru. Ini siap menjadi aspirasi mahajana Bolmong Raya,” kata Sumarsono di Hotel Swisbell Manado, Minggu (11/10) lalu, yang disaksikan mantan Ketua DPRD Provinsi Sulut, Syachrial Damopolii.

Soni yang kini dipercayakan berlaku penerus Gubernur Sulut ini, menilik, penyebab persyaratan administrasi, teknis dan fisik kewilayahan, kualifikasi BMR menjadi calon mukim otonom baru (DOB) telah menjalankan persyaratan dibanding teguran latar lain di tanah air.

Radar Totabuan Bolmong Raya, Radar Manado Bolmong Raya, Pemekaran Bolmong Raya