Tips Agar Anak Tekun Sholat

Ayah Bunda dengan dirahmati Alloh, betapa sungkawa dan bahagianya ya jika kita memiliki anak-anak secara rajin sholat, sholatnya selamanya tepat saat, khusyu, sholatnya selalu berjama’ah dan anak-anak laki-laki aku bersama suami kita tetap sholat berjama’ah di langgar. Subhanalloh, anugrah yang sangat

Masalahnya bagaimana agar aspirasi kita di atas itu tidak diantaranya mimpi disiang bolong, namun bisa terkabul menjadi penonton? Pada suasana ini member akan mengulas bersama 5 Tips agar anak aku rajin sholat. Semoga berguna dan siap menjadi pustaka acuan kita simpatik.

1. Suri atau keteladanan.

Ayah Bunda, rupa atau keteladanan dari member sebagai penjaga dan Ketua sangatlah primer. Karena kita adalah ide hidup untuk anak-anak aku. Oleh akar itu non sampai member menyuruh anak kita sholat tapi kalian masih hanyut di depan TV, atau merayu anak member sholat di masjid tetapi kita masih sibuk dengan HP / BB member atau tugas-tugas lain secara menjadi rutinitas kita. Pulih, apa secara kita lakukan dilihat & direkam sama anak-anak member lho….

2. Nasehat melimpah Cinta

Orang tua yang cantik kumpulan doa doa, ketika member sudah menyampaikan contoh juga keteladanan guna anak-anak kita, jangan lupa iringi dgn nasehat & arahan yg Islami saat anak member lupa sholat, atau melengahkan, atau sholatnya terburu-buru, langsai sholat segera jalan tanpa diikuti dzikir dan seruan terlebih dulu. Dan tegak! Nasehat non di tunda menunggu nanti pas makan malam molek, atau kompatibel menjelang tilam, khawatir anak kita gopoh-gapah lupa. Nasehat sebaiknya disampaikan saat ini juga pada kita memandang anak berbuat kesalahan. Olehkarena itu kesalahan-kesalahan yg didiamkan siap menjadi kebiasaan karena anak pulih itu bukan sebuah kesalahan, dan yang lebih kritis lagi lamun kesalahan-kesalahan ini akhirnya menjadi penyakit hati. Na’udzubillahimindzalik.

3. Pembiasaan / pengkondisian

Terselip pepatah menyiarkan ala sanggup karena lazim. Ayah Bunda yg Sholih dan sholihah, Insya Alloh tatkala keteladanan serta nasehat telah kita lakukan jangan terbalik pembiasaan biar semua manfaat dan sifat-sifat terpuji yg sudah saya tanamkan, khususnya sholat berikut menjadi klaim rutin lebih dari itu kebutuhan yang harus dipenuhi. Caranya siap dengan bersegera mengambil larutan wudhu saat adzan terkuak, hentikan segenap aktivitas serta kerjaan, matikan televisi, terus sholatnya saja berjama’ah, dengan laki-laki sholat berjama’ah di masjid. Yg wanita sholat berjama’ah simpatik kita para Bunda di rumah. Meski semua unsur baik yang sudah kalian tanamkan dan lalu kita laksanakan secara kontinyu maka lama-lama akan memerankan suatu penyesuaian / pengkondisian yang cantik yang islami sesuai syariat.

4. Observasi yang terus menerus

Ayah Bunda secara rindu mengantongi anak secara sholih juga sholihah, Sistematika dan penilikan yang cermat perlu saya lakukan biar keteladanan yg kita tunjukkan, nasehat yang rutin kita sampaikan juga pembiasaan yg sudah kalian tanamkan akurat maka member perlu mengatur secara terus-menerus tanpa henti, sehingga begitu anak start mengendur aku bisa sharring atau discuss dengan kecintaan kita, kok kok sedikit semangat berbeda dengan biasanya teku, ada seksi atau taazur apa, apa-apa ada dengan bisa Encim bantu, dllagar kita bisa evaluasi dan memotivasi serta memberi penguatan kembali.

5. Hukuman yg mendidik

Meski keempat tingkat di bagi sudah aku lakukan Bapak dan Bunda….., ternyata anak masih melakukan pelanggaran diantaranya sholat lalu bercanda, tidak khusyu serta tidak rela berjam’ah dgn alasan payah.