Efek Terapi Ultrasound dan Penerapannya

Efek terapeutik US tetap sedang diperdebatkan. Sampai waktu ini, masih luar biasa sedikit postulat untuk menjelaskan bagaimana US bisa menyebabkan efek terapeutik dalam selaput yang rusak. Namun demikian praktisi di semua dunia langsung menggunakan modalitas terapi berikut sesuai pada pengalaman karakter, bukan keterangan ilmiah. Bersama-sama adalah sejumlah teori sambil US yang berhubungan secara efek terapeutik.

Thermal Kesan:
Ketika gerak ultrasonik persetujuan dari transuder ke di dalam kulit yang menyebabkan getaran di lebih kurang jaringan, terutama yang berisi kolagen. Talun yang merabung ini menyebabkan produksi genting dalam komposisi. Pada paling banyak kasus, unsur ini gak dapat dirasakan oleh penderita sendiri. Peningkatan suhu itu dapat menimbulkan peningkatan Ekstensibilitas struktur seperti ligamen, tendon, jaringan garit dan kapsul fibrosa rukun. Selain itu, pemanasan pun dapat sehat untuk mengambil rasa sakit dan spasmus dan menjulang proses penyembuhan.

Efek dalam inflamasi dan Proses Pemeriksaan:
Salah satu manfaat http://alatfisioterapi.weebly.com/press-release/update-alat-fisioterapi-ultrasound terbesar terapi US yang disampaikan adalah yaitu mengurangi waktu penyembuhan cedera tali lunak khusus.

• US berpikir utk mempercepat waktu penyembuhan yang normal dari proses peradangan dengan memukau lebih banyak “mast sells” di lokasi terbantun. Ini dapat menyebabkan peningkatan aliran kebiasaan yang mampu bermanfaat di fase sub-akut pada friksi jaringan. US tidak dalam anjurkan saat cidera yang mana peningkatan perputaran darah tetap berlangsung.
• Ultrasonografi pun dapat mengipasi produksi kolagen khususnya sel protein untuk jaringan lunak seperti tendon dan ligamen. Oleh karena itu US dapat memperpendek fase proliferatif pada penyembuhan jaringan.
• US bertekad untuk memajukan ekstensibilitas kolagen dan mampu memiliki imbas positif dalam fibrosa jaringan parut yang dapat terlatih setelah musnah.

Penerapan Ultrasound:
• Ultrasound biasanya diterapkan dengan menggunakan transduser yang memancarkan pendar ultrasonik. Berlayar terus menerus dalam kulit kurang lebih 3-5 menit. Pengobatan sanggup diulangi 1-2 kali setiap hari, lebih sering saat kondisi cidera akut serta lebih renggang frekuensinya dalam kasus-kasus kronis.
• Dosis Ultrasound siap bervariasi baik dalam semangat atau frekuensi. Frekuensi nista digunakan saat daerah-daerah cidera yang letaknya lebih dalam, sedang saluran tinggi diterapkan untuk parasan yang lebih dekat dengan kulit.

Kontraindikasi Untuk Pemanfaatan:
• pada penyakit tali yang ganjil, tekanan resam yang utama, tumor yang menyebar di semua tubuh.