Mengekor Bursa Global, IHSG Melemah Di Akhir Pekan

Jakarta, Rifan Financindo Berjangka - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menipis 4 poin mengekor pelemahan bursa-bursa di Asia. IHSG hari ini dibuka dengan pelemahan 1,09% atau 72,14 poin di level 6.556,68 dan merosot 1,42% atau 94,43 poin ke level 6.534,39 pada pukul 09.06 WIB. Bursa saham Wall Street bergerak datar di tengah sepinya perdagangan di musim liburan, dengan saham-saham ritel dan otomotif memimpin penguatan di pasar. Berisi 30 emiten unggulan syariah, JII saat ini dipenuhi pelemahan harga saham dari 19 emiten syariah.
Research analis Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, mengungkapkan pelemahan yang terjadi pada indeks juga dipengaruhi pelaku pasar yang masih menanti keluarnya pengumuman kinerja emiten untuk kuartal III-2012. Bursa saham Wall Street kembali menghijau didorong optimisme membaiknya perekonomian AS. Pelaku pasar masih menanti data tenaga kerja yang akan diumumkan pada Jumat ini.
IHSG sendiri terus tertekan sejak awal perdagangan dan ditutup turun 0,15 persen ke level 5,219.80. Merahnya bursa regional mengekor bursa AS yang cenderung turun Jumat lalu. Pemodal asing makin banyak yang kabur dari lantai bursa. Sementara itu, bursa saham Asia kecuali Jepang jatuh setelah Gubernur Federal Reserve Janet Yellen menegaskan kemungkinan kenaikan suku bunga kian menguat.
IHSG sendiri hari ini diperkirakan masih akan bergerak mendatar dengan kecenderungan melemah seiring dengan pelemahan bursa regional. Berdasarkan data bursa yang diolah , kumpulan saham unggulan yang tergabung dalam indeks Investor33 turun 1,27 (0,42 persen) mencapai 303,56. Mega Capital Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak cenderung melemah hari ini di kisaran level 6.580 - 6.680, mengikuti pelemahan bursa regional melemah.
RIFAN FINANCINDO BERJANGKA
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu pagi tercatat berbaris di zona pelemahan. IHSG hari ini diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan di rentang yang terbatas di tengah positifnya bursa global secara keseluruhan.Saham pilihan kami antara lain:LSIP, KIJA, dan CPIN. Untuk itu, investor diminta untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan yang belum mendapatkan persetujuan RUPS.IHSG Mengekor Pelemahan Bursa Asia Pagi Ini
Bursa Asia yang kompak melemah juga ikut menekan pergerakan IHSG. - Banyaknya sentimen yang membayangi bursa, membuat indeks harga saham gabungan membuat performa IHSG terus terseok. Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini: Indeks Nikkei 225 menguat 157,35 poin (0,80%) ke level 19.890,27, Indeks Hang Seng melemah 231,03 poin (0,83%) ke level 27.591,25, Indeks Komposit Shanghai turun 25,20 poin (0,58%) ke level 4.283,49, dan Indeks Straits Times berkurang 5,86 poin (0,17%) ke level 3.457,24.
Bursa global pada perdagangan akhir pekan ditutup mengalami penguatan cukup signifikan ditopang oleh reboundnya harga minyak dunia ke level US$ 48,7 per barrel yang mengeliminasi pengaruh koreksi bursa saham Swiss. Bursa saham Asia ditutup mixed cenderung melemah pada perdagangan kemarin, terbebani kinerja perusahaan teknologi yang dipicu kekhawatiran atas kebijakan proteksionisme AS. Hal tersebut membayangi data pabrik dan investasi China yang kuat.
IHSG langsung terjun di zona merah sejak pembukaan perdagangan mengekor arus pelemahan bursa regional dan Amerika Serikat. Di sisi lain, lanjut dia, kembali melemahnya bursa saham di kawasan Asia juga turut membuat pelaku pasar menahan transaksi beli yang akhirnya laju IHSG mengalami tekanan. IHSG hari ini kami perkirakan masih akan bergerak dalam tren turun mengekor sentimen negatif bursa global.
Bursa AS di perdagangan semalam ditutup menguat dalam kisaran yang terbatas ditopang oleh penguatan saham‐saham sektoral berbasis IT antara lain Apple dan Yahoo!Inc yang mampu mengeliminiasi estimasi perlambatan ekonomi global. Pelemahan terdalam dialami oleh sektor perdagangan yang mencapai 1,78%. Berdasarkan analisa dilihat pergerakan bursa hari ini mendapat sokongan sentimen dari bursa kawasan Asia, setelah dalam tekanan aksi jual untuk ambil untung selama lima hari berturut-turut.
kereta bandara kembali normal, Sempat mati listrik
Sentimen negatif dari lemahnya harga minyak dan komoditas-komoditas lainnya membawa IHSG dan bursa regional lainnya jatuh ke zona