Jalan Gampang Menulis Daftar pustaka

Ketika kita akan menulis karya ilmiah kita diwajibkan untuk menulis footnote atau catatan kaki. Jika kita memahami pengertian teks prosedur kita juga diwajibkan menuliskan rujukan yang dipakai atau yang lazim kita ketahui dengan istilah daftar pustaka. Untuk penulisan daftar pustaka kita tidak boleh menulis asal menulis, tapi ada tata tertib dan metode untuk menulis daftar pustaka.

Untuk menulis daftar pustaka ada beberapa hal yang perlu kita kenal. Mulai dari nama penulis, judul buku yang digunakan, tahun terbit buku yang kita pakai, kota penerbit, dan yang terakhir nama penerbit. Untuk penulisan daftar pustaka sendiri tergantung pada suatu instansi atau di mana kita tinggal, karena biasanya metode penulisan mereka berbeda-beda.

Pada lazimnya penulisan daftar pustaka memakai tanda pemisah subjek yang satu dengan yang lain dengan pertanda titik, tapi ada juga yang memakai petunjuk koma. Untuk urutan penulisannya kita dapat mengingatnya dengan istilah NaTaJuKoPen. Na yang berarti nama pengarang, Ta yang berarti tahun terbit, Ju yang berarti judul buku, Ko yang berarti kota penerbit, dan Pen yang berarti penerbit.



Tapi beberapa instansi juga memakai susunan NaJuKoPenTa. Na untuk nama penerbit, Ju untuk judul buku yang diterapkan, Ko untuk kota penerbit yang diaplikasikan, Pen untuk penerbit buku, dan tahun merupakan tahun buku diterbitkan. Penulisan hal yang demikian haruslah urut kita bisa gunakan susunan yang pertama dan dapat juga dengan mengaplikasikan susunan kedua.


https://www.sekolahpendidikan.com/ lagi ke instansi mana yang meminta kita untuk menuliskan karya ilmiah tersebut. Dengan adanya daftar pustaka ini kita akan mengerti di mana kita mengambil acuan yang diaplikasikan dikala menulis karya tulis yang kita tulis. Sehingga dengan adanya daftar pustaka ini menjaga kemurnian karya tulis yang kita buat dan kita tidak dikatakan sebagai plagiarisme. Untuk itu penting mengetahui pengerti